Tag: pJawa

  • Jawa Tengah: KEK dan Industri, Lokomotif Baru Penggerak Ekonomi Daerah?

    Jawa Tengah: KEK dan Industri, Lokomotif Baru Penggerak Ekonomi Daerah?

    KEK/KI Jawa Tengah: Angka dan Realitas

    Data BPS Jawa Tengah menunjukkan KEK dan KI berkontribusi 1,87% terhadap PDRB daerah 2025. Angka ini bagian dari total pertumbuhan ekonomi provinsi sebesar 5,37%. Kontribusi tersebut, meski diklaim “lumayan besar”, hanya porsi kecil dari dinamika ekonomi keseluruhan.

    Secara rinci, KEK menyumbang 0,98% PDRB, KI 0,89%. Ini menunjukkan porsi langsung KEK/KI terhadap PDRB agregat. Ketergantungan pertumbuhan pada sektor ini memerlukan kajian mendalam.

    Kontribusi KEK/KI terhadap industri pengolahan lebih signifikan, mencapai 3,70% dari sektor tersebut. Industri pengolahan sendiri 33,38% dari PDRB Jawa Tengah. Namun, ini bukan kontribusi langsung terhadap total PDR

  • Jawa Tengah Dinginkan Pasar: Deflasi Pangan Jauh Lampaui Nasional.

    Jawa Tengah Dinginkan Pasar: Deflasi Pangan Jauh Lampaui Nasional.

    Jawa Tengah dan Anomali Deflasi

    Jawa Tengah mencatat deflasi bulanan lebih dalam dari nasional pada Januari 2026. Angka 0,35 persen (mtm) ini kontras dengan inflasi 0,50 persen di Desember sebelumnya. Pergeseran drastis ini menyoroti volatilitas harga pangan regional.

    Penurunan harga komoditas strategis menjadi pemicu utama. Cabai merah, bawang merah, daging dan telur ayam ras anjlok karena panen raya. Ini menunjukkan ketergantungan inflasi daerah pada siklus pertanian.

    Deflasi harga pangan jelas menguntungkan konsumen. Namun, bagi petani, kondisi ini berarti pendapatan tergerus signifikan. Kesejahteraan produsen menjadi pertaruhan serius di tengah harga anjlok.

    Inflasi tahunan Jawa Tengah masih 2,83 persen (yoy), meski deflasi bul