LOMBOK INSIDER -Â Ekonomi Indonesia mengalami percepatan sebesar 5,61% secara tahunan (yoy) pada kuartal pertama tahun 2026 di tengah ketidakpastian perang Iran.
Hal tersebut diungkapkan Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia pada hari Selasa, 5 Mei 2026 dan nilai tersebut melampaui ekspektasi.
Sebagai informasi, pertumbuhan ekonomi menyusut sebesar 0,77 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.
Baca Juga: Kapal Korea Selatan Meledak di Selat Hormuz, Trump Sebut Iran Ada di Belakang Layar
Pertumbuhan Januari-Maret melebihi angka 4,87% yang dicatat oleh ekonomi terbesar di Asia Tenggara pada periode tiga bulan yang sama tahun lalu.
Berbicara pada konferensi pers hari Selasa, kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menghubungkan pertumbuhan tersebut dengan meningkatnya konsumsi rumah tangga.
“Hal itu dipicu oleh hari raya keagamaan,” kata Amalia kepada wartawan.
Baca Juga: Ekspor Minyak Sawit Indonesia Anjlok 35,08 Persen
Sebagai konteks, Indonesia – negara mayoritas Muslim terbesar di dunia – merayakan Ramadan dan Idul Fitri pada kuartal pertama. Liburan tersebut menyaksikan banyak warga Indonesia melakukan perjalanan pulang kampung dan menikmati hidangan mewah untuk perayaan. Tahun Baru Imlek juga jatuh pada kuartal yang sama. Komponen konsumsi rumah tangga saja tumbuh 5,52% yoy pada Januari-Maret 2026, dengan kenaikan paling tajam terjadi pada sub-kelompok restoran dan hotel.
IKLAN Panduan Kota & Lokal
Indonesia juga tumbuh dengan laju yang lebih cepat dibandingkan beberapa mitra dagang utamanya seperti China (5,0%), AS (2,7%), dan bahkan negara tetangganya, Malaysia (5,3%).
Menteri Ekonomi Senior Airlangga Hartarto sebelumnya tetap optimistis bahwa “pertumbuhan kuartal pertama akan mencapai setidaknya 5,5% atau lebihâ€.
Pengumuman tersebut berarti Indonesia telah melampaui ekspektasi analis. Lembaga think-tank LPEM FEB UI telah menetapkan prospek pertumbuhan kuartal pertama tahun 2026 sebesar 5,48% year-on-year dengan kisaran antara 5,46 dan 5,50%. Panduan Wisata Indonesia
Indonesia menargetkan pertumbuhan tahunan sebesar 5,4% tahun ini.
Artikel Selanjutnya
Keren banget nih! MAN 2 Mataram sambut era digitalisasi madrasah dengan luncurkan SIMADA
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: Donald Kurniawan Silalahi
Sumber: jakartaglobe.id
Tags
Artikel Terkait
Rekomendasi
Terkini
Indonesia Melampaui Ekspektasi dengan Pertumbuhan 5,61 Persen pada Kuartal Pertama
Saham GoTo Turun Hampir 6 Persen Setelah Pembatasan Komisi Layanan Ojek Daring
Ekspor Minyak Sawit Indonesia Anjlok 35,08 Persen
UEA Keluar dari OPEC: Apa artinya bagi Teluk dan pasar energi
Selamat, Indonesia Mengakhiri Impor Solar Tahun Ini Berkat Keberhasilan Biodiesel
Rupiah Kian Anjlok karena Risiko Harga Minyak dan Kekhawatiran Terhadap Bank Sentral Amerika Serikat
QRIS Resmi Diluncurkan di China, Memungkinkan Transaksi Lintas Batas Tanpa Uang Tunai
Operasi AMMAN berjalan sesuai rencana Tambang hingga pemurnian, eksekusi Q1 solid
Tak hanya emas, Bank Dunia memperkirakan harga batu bara dan nikel akan mengalami kenaikan yang signifikan
Brunei Darusallam melihat peluang keuntungan dalam ekpor UMKM ke Indonesia
Bersama, PNM dan Menteri UMKM dorong kemandirian ekonomi masyarakat di Pulau Rinca
Indeks JCI pulih kembali seiring keputusan Fed, risiko harga minyak menjadi fokus utama
Indonesia mendukung rencana Pakta Perdagangan Uni Eropa-ASEAN, namun belum ada batas waktu yang ditetapkan
Airlangga sebut ekonomi Indonesia tetap stabil dengan risiko resesi di bawah 5 persen
Pasar Indonesia anjlok hingga 6,6 persen dalam seminggu, kerugian mencapai USD 52 miliar dolar
Bank Indonesia berjanji akan tetap melakukan intervensi di pasar meskipun menuai krtik tajam
BI turun tangan karena rupiah melemah dibawah 17.300 ke level terendah sepanjang sejarah
Upaya De-Dolarisasi: Pembayaran QRIS lintas batas Indonesia dan China akan diluncurkan minggu depan
Indeks JCI dibuka dengan penurunan karena harapan terkait AS-Iran pupus, sementara MSCI menahan kenaikan peringkat
Baca selengkapnya:
ADB Memproyeksikan Pertumbuhan 5,2% untuk Indonesia, Mengalahkan Pertumbuhan Malaysia yang Sebesar 4,6%
Tag:
#Ekonomi
Kata kunci:
PDB Indonesia Pertumbuhan PDB Indonesia Pertumbuhan Indonesia Kuartal 1 Pertumbuhan Kuartal 1
MEMBAGIKAN
Artikel Selanjutnya
Keren banget nih! MAN 2 Mataram sambut era digitalisasi madrasah dengan luncurkan SIMADA
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: Donald Kurniawan Silalahi
Sumber: jakartaglobe.id
