LOMBOK INSIDER – Sebanyak 74 kilogram emas yang disita dari rumah milik mantan jaksa Indonesia, Febrie Adriansyah, kini menjadi salah satu fokus dalam penyelidikan yang tengah berlangsung.
Bukan hanya jumlahnya yang fantastis, asal-usul dan kepemilikan emas tersebut juga menjadi pertanyaan yang belum terjawab.
Di tengah proses hukum, Febrie disebut berupaya mendapatkan kembali emas yang disita penyidik.
Emas tersebut ditemukan saat penyidik menggeledah sebuah rumah di kawasan Sentul, Bogor.
Penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang.
Baca Juga: Febrie Adriansyah meminta pengembalian 74 kilogram emas yang disita dari rumahnya
Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menemukan 74 batang emas dengan berat total sekitar 74,01 kilogram.
Jumlah itu belum termasuk sejumlah uang tunai yang turut ditemukan dalam penggeledahan.
Uang tersebut terdiri atas beberapa mata uang, yakni rupiah, dolar Amerika Serikat, dan dolar Singapura.
Temuan tersebut kemudian menjadi perhatian publik karena nilai ekonominya yang sangat besar.
Untuk memastikan jenis dan kualitas barang yang disita, emas tersebut kemudian diperiksa oleh PT Pegadaian, perusahaan milik negara yang bergerak di bidang jasa gadai dan layanan emas.
Baca Juga: Jejak gelap Wassim al-Assad, sepupu Bashar yang nasibnya harus berakhir di tiang hukuman mati
Hasil pemeriksaan menunjukkan emas tersebut asli dengan kadar 23 karat.
Temuan ini memperjelas bahwa barang yang disita bukan sekadar logam yang menyerupai emas.
Artikel Selanjutnya
Profil Okan Cornelius pemilik kasur Yukata Indonesia kini terseret polemik Ruben dan Sarwendah
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: Donald Kurniawan Silalahi
Sumber: Al Jazeera
Tags
Artikel Terkait
Rekomendasi
Terkini
Tak disangka, emas 74 kilogram milik Febrie Adriansyah ternyata bernillai hampir Rp195 Miliar, begini perhitungannya
Sempat terjerat rentenir, bersama PNM kini Ibu Rini bangkit dan menata masa depan keluarga
UMKM naik kelas hingga pelosok, berkat penguatan ekonomi kerakyatan BRI dan Danantara
BRILink Agen hadir membuka akses dan gerakkan ekonomi hingga pelosok negeri, maknai kemerdekaan Indonesia​
Efektivitas pemberdayaan PNM di Gresik dapat apresiasi dari Menko PM
Purbaya pastikan dana Rp200 Triliun masuk ke Bank BUMN, tepis keraguan perbankan
Suntikan likuiditas Rp200 Triliun tetap dikebut, Purbaya hadapi keraguan perbankan
Pemerintah tunda pajak 0,5 persen untuk penjual E-Commerce, Purbaya: Tunggu ekonomi lebih kuat
Perkuat penyaluran kredit berkualitas dorong sektor riil, BRI dukung optimalisasi instrumen pengelolaan kas negara
Keberadaan PNM Mekaar, bukti nyata hadirnya Pemerintah untuk perekonomian di tepian Indonesia
Dari minyak goreng hingga bahan bakar pesawat, hilirisasi sawit ubah wajah ekspor Indonesia
Menakjubkan, produk hilir kini menyumbang lebih dari 80 persen ekspor minyak sawit Indonesia
Saat Rupiah melemah, emas kembali jadi primadona para investor di Indonesia
Permintaan investasi emas di Indonesia melonjak hingga 40 persen seiring pelemahan rupiah
BRIvolution Reignite kian akseleratif, transformasi perkuat kontribusi Danantara bagi perekonomian nasional
Berawal dari keterbatasan, Aliuyanto sukses membesarkan Solaria hingga ratusan outlet
Dengan berat lebih dari 74 kilogram, nilai aset tersebut mencapai ratusan miliar rupiah.
Sebanyak 74 kilogram emas bukan sekadar angka besar.
Berdasarkan acuan harga emas logam mulia Antam hari ini sekitar Rp2.695.000 per gram, total nilai untuk 74.000 gram (74 kg) emas mencapai Rp199.430.000.000 (sekitar Rp199,4 miliar).
Baca Juga: Curhatan Marshanda rahasia cerita masa kecil yang sungguh pilu
Jika menggunakan patokan harga jual kembali (buyback) yang berada di kisaran Rp2.542.500 per gram, nilainya bernilai sekitar Rp188.145.000.000 (Rp188,1 miliar)
Perhitungannya cukup sederhana.
Satu kilogram emas setara dengan 1.000 gram. Dengan demikian, 74 kilogram emas berarti 74.000 gram.
Jika harga emas Antam saat itu berada di level Rp2,695 juta per gram, maka nilai 74 kilogram emas dapat dihitung sebagai berikut:
74.000 gram × Rp2.695.000 = Rp199.430.000.000. Artinya, 74 kilogram emas tersebut memiliki nilai sekitar Rp199,43 miliar.
Baca Juga: Profil Okan Cornelius pemilik kasur Yukata Indonesia kini terseret polemik Ruben dan Sarwendah
Bukan Nilai yang Sedikit
Angka tersebut memberikan gambaran mengenai besarnya nilai emas seberat 74 kilogram yang menjadi perhatian dalam kasus hukum yang menyeret nama mantan pejabat Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.
Emas tersebut disebut ditemukan dalam penggeledahan sebuah rumah di kawasan Sentul, Bogor.
Namun perlu diingat, nilai emas dapat berubah mengikuti pergerakan harga emas dunia dan harga jual di pasar domestik.
Selain itu, nilai aktual juga dapat dipengaruhi oleh merek emas, kadar atau tingkat kemurnian, bentuk dan kondisi fisik emas, serta harga jual kembali.
Artikel Selanjutnya
Profil Okan Cornelius pemilik kasur Yukata Indonesia kini terseret polemik Ruben dan Sarwendah
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: Donald Kurniawan Silalahi
Sumber: Al Jazeera
Tags
Artikel Terkait
Rekomendasi
Terkini
Tak disangka, emas 74 kilogram milik Febrie Adriansyah ternyata bernillai hampir Rp195 Miliar, begini perhitungannya
Sempat terjerat rentenir, bersama PNM kini Ibu Rini bangkit dan menata masa depan keluarga
UMKM naik kelas hingga pelosok, berkat penguatan ekonomi kerakyatan BRI dan Danantara
BRILink Agen hadir membuka akses dan gerakkan ekonomi hingga pelosok negeri, maknai kemerdekaan Indonesia​
Efektivitas pemberdayaan PNM di Gresik dapat apresiasi dari Menko PM
Purbaya pastikan dana Rp200 Triliun masuk ke Bank BUMN, tepis keraguan perbankan
Suntikan likuiditas Rp200 Triliun tetap dikebut, Purbaya hadapi keraguan perbankan
Pemerintah tunda pajak 0,5 persen untuk penjual E-Commerce, Purbaya: Tunggu ekonomi lebih kuat
Perkuat penyaluran kredit berkualitas dorong sektor riil, BRI dukung optimalisasi instrumen pengelolaan kas negara
Keberadaan PNM Mekaar, bukti nyata hadirnya Pemerintah untuk perekonomian di tepian Indonesia
Dari minyak goreng hingga bahan bakar pesawat, hilirisasi sawit ubah wajah ekspor Indonesia
Menakjubkan, produk hilir kini menyumbang lebih dari 80 persen ekspor minyak sawit Indonesia
Saat Rupiah melemah, emas kembali jadi primadona para investor di Indonesia
Permintaan investasi emas di Indonesia melonjak hingga 40 persen seiring pelemahan rupiah
BRIvolution Reignite kian akseleratif, transformasi perkuat kontribusi Danantara bagi perekonomian nasional
Berawal dari keterbatasan, Aliuyanto sukses membesarkan Solaria hingga ratusan outlet
Karena itu, angka Rp199,43 miliar sebaiknya dipahami sebagai perkiraan berdasarkan harga Rp2,695 juta per gram yang digunakan dalam perhitungan. ***
Artikel Selanjutnya
Profil Okan Cornelius pemilik kasur Yukata Indonesia kini terseret polemik Ruben dan Sarwendah
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: Donald Kurniawan Silalahi
Sumber: Al Jazeera

Leave a Reply