Ujian perdana Destry: Mampukah mengembalikan kepercayaan pasar terhadap Bank Indonesia? – Lombok Insider

Ujian perdana Destry: Mampukah mengembalikan kepercayaan pasar terhadap Bank Indonesia? – Lombok Insider

Written by

in

LOMBOK INSIDER – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menghadapi tantangan besar pertamanya setelah pengunduran diri mendadak Perry Warjiyo yaitu meyakinkan investor bahwa arah kebijakan dan independensi bank sentral tetap terjaga meskipun terjadi perubahan kepemimpinan yang tiba-tiba.

Dalam upaya menenangkan pasar, Destry menekankan bahwa kepemimpinan Bank Indonesia tetap bersifat kolektif dan kepergian Perry tidak akan mengubah proses pengambilan keputusan bank sentral.

“Di Bank Indonesia, kepemimpinan bersifat kolektif. Kelima anggota Dewan Gubernur akan terus menjalankan mandat bank sentral bersama-sama,” kata Destry dalam konferensi pers pada hari Senin.

Ia mengatakan bahwa kebijakan moneter akan terus dirumuskan melalui proses pengambilan keputusan yang telah ditetapkan oleh Dewan Gubernur, sesuai dengan kerangka tata kelola bank sentral dan praktik terbaik internasional.

Baca Juga: Warisan terakhir Perry Warjiyo: Rupiah nyaris kembali ke titik terendah di era krisis Asia

Destry juga berjanji bahwa pengunduran diri Perry tidak akan memengaruhi operasional Bank Indonesia atau komitmennya untuk menjaga stabilitas rupiah, ketahanan sistem pembayaran, dan stabilitas sistem keuangan.

Para ekonom mengatakan bahwa pengangkatannya akan membantu memperkuat kepercayaan dengan memberikan sinyal keberlanjutan kebijakan pada saat rupiah masih berada di bawah tekanan dan investor mengamati dengan cermat kebijakan moneter Indonesia.

Yusuf Rendy Manilet, seorang ekonom di Pusat Reformasi Ekonomi (CORE) Indonesia, mengatakan bahwa penunjukan Destry seharusnya memberikan kepastian bagi pasar mengingat pengalamannya yang panjang di bank sentral.

Baca Juga: Rupiah kembali menembus Rp18.000, pengunduran diri Perry Warjiyo guncang kepercayaan pasar

“Pengangkatan Destry Damayanti memberikan kepastian bagi pasar. Beliau bukanlah sosok baru di Bank Indonesia. Sebagai wakil gubernur senior, beliau memiliki pengalaman luas dalam merumuskan kebijakan moneter, menjaga stabilitas sistem keuangan, dan memahami dinamika pasar keuangan,” ujarnya.

Yusuf mengatakan bahwa latar belakang Destry sebagai seorang ekonom memperkuat harapan bahwa transisi ini akan membawa keberlanjutan kebijakan, bukan perubahan arah.

“Ia juga memiliki rekam jejak yang kuat sebagai seorang ekonom. Dengan latar belakang tersebut, pasar cenderung memandang transisi ini sebagai kelanjutan dari kebijakan yang sudah ada daripada perubahan drastis. Akibatnya, respons pasar diperkirakan akan tetap stabil secara umum,” katanya.

Baca Juga: Kementerian HAM turun tangan respons kasus pengeroyokan terduga pencuri ayam aduan di Bali

Menurut Yusuf, investor asing pada akhirnya lebih peduli dengan bagaimana Bank Indonesia memenuhi mandatnya daripada dengan individu yang menduduki jabatan gubernur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Donald Kurniawan Silalahi

Sumber: jakartaglobe.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

“Bagi investor asing, isu kuncinya bukanlah siapa yang memimpin Bank Indonesia, tetapi bagaimana bank sentral tersebut memenuhi mandatnya. Kredibilitasnya dalam menjaga stabilitas rupiah, mengendalikan inflasi, dan menjaga stabilitas sistem keuangan akan tetap menjadi faktor utama yang membentuk kepercayaan investor di Indonesia,” ujarnya.

Ia juga memperkirakan pengunduran diri Perry hanya akan berdampak terbatas pada rupiah dalam jangka pendek, dengan alasan bahwa mata uang tersebut tetap terutama dipengaruhi oleh perkembangan global, termasuk kebijakan moneter bank sentral utama, ketegangan geopolitik, dan arus modal internasional.

Baca Juga: Direktur Bandung TV resmi nahkodai ATVLI untuk masa bakti 2026–2030

Di dalam negeri, investor cenderung lebih memperhatikan fundamental ekonomi Indonesia dan arah fiskal pemerintah daripada perubahan kepemimpinan itu sendiri, tambahnya.

Yusuf mengatakan bahwa koordinasi berkelanjutan antara Bank Indonesia dan pemerintah sangat penting untuk menjaga kepercayaan selama masa transisi.

“Di tengah ketidakpastian ekonomi global, koordinasi yang kuat antara otoritas moneter dan fiskal sangat penting tidak hanya untuk menjaga stabilitas makroekonomi tetapi juga untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Selama koordinasi tersebut tetap terjaga dan arah kebijakan Bank Indonesia tetap konsisten, saya tidak memperkirakan pergantian gubernur akan secara signifikan memengaruhi kepercayaan investor,” katanya.

Baca Juga: Kebakaran hebat melanda pabrik triplek di Kuningan, asap hitam pekat jadi sorotan

Perry mengajukan pengunduran dirinya pada 25 Juli, dengan alasan pribadi. Keesokan harinya, Dewan Gubernur Bank Indonesia menunjuk Destry sebagai penjabat gubernur hingga pengganti tetap ditunjuk oleh presiden dan dikonfirmasi oleh parlemen.

Ekonom senior dan Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede, menambahkan bahwa perubahan kepemimpinan tersebut kemungkinan tidak akan mengubah kerangka kebijakan moneter Bank Indonesia, yang ditentukan secara kolektif oleh Dewan Gubernur dan bukan oleh satu individu.

Namun demikian, ia mengatakan bahwa gubernur memainkan peran penting dalam membentuk komunikasi dengan pasar, berkoordinasi dengan pemerintah, dan menjaga kepercayaan investor.

“Keputusan Bank Indonesia dibuat secara kolektif. Namun, gubernur tetap berperan penting dalam menentukan kualitas komunikasi, kecepatan koordinasi dengan pemerintah, dan kemampuan untuk meyakinkan investor global,” kata Josua.

Baca Juga: Eks Jampidsus Febrie Adriansyah masuk Rutan KPK, ini alasan yang diungkap penyidik

Ia mengatakan bahwa gubernur juga memiliki wewenang untuk mengambil keputusan akhir jika Dewan Gubernur gagal mencapai konsensus, sehingga kepemimpinan menjadi faktor penting dalam menerjemahkan kebijakan institusional ke dalam implementasi yang efektif.

“Kerangka kelembagaan tetap sama, tetapi kredibilitas pelaksanaannya diperkuat oleh kepemimpinan gubernur,” katanya.

Josua mengatakan pengalaman Destry di Bank Indonesia, lembaga keuangan internasional, dan industri perbankan menempatkannya pada posisi yang kuat untuk memandu bank sentral melalui masa transisi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Donald Kurniawan Silalahi

Sumber: jakartaglobe.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ia mengatakan rekam jejaknya akan membantu menjaga stabilitas rupiah, mempertahankan operasi moneter yang konsisten, dan memperkuat komunikasi dengan pasar keuangan.

Baca Juga: Momen damai sopir Alphard dan satpam di Bundaran HI viral usai sempat bersitegang

“Harapannya adalah kebijakan Bank Indonesia tidak akan berubah secara drastis. Yang harus dipertahankan adalah kesinambungan kebijakan dan kesinambungan kepemimpinan,” ujarnya.

Pemerintah telah memulai proses pemilihan gubernur tetap, sebuah keputusan yang diperkirakan akan dipantau secara cermat oleh investor untuk mendapatkan sinyal lebih lanjut tentang arah dan independensi bank sentral di masa depan. ***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Donald Kurniawan Silalahi

Sumber: jakartaglobe.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *