Lepas Empat Mahasiswi ke India, Rektor UPGRIS: "Manfaatkan Kesempatan Internasional Seluas-luasnya"

Lepas Empat Mahasiswi ke India, Rektor UPGRIS: "Manfaatkan Kesempatan Internasional Seluas-luasnya"

Semarang, UP Radio – Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang (UPGRIS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong mahasiswa berkiprah di kancah global.

Rektor UPGRIS, Dr. Sri Suciati, M.Hum., secara resmi melepas empat mahasiswi yang akan mengikuti festival budaya dan olahraga internasional “Vibrance 2026†di Vellore Institute of Technology (VIT), Chennai, India, Kamis (12/2/2026).

Empat mahasiswi tersebut yakni Primadona Sekar Langit, Siti Qomariyah, dan Ririn Sandita dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), serta Nafisa Arum Pramesti dari Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah.

Advertisement

Selama mengikuti kegiatan, mereka akan didampingi oleh dosen Mega Novita, Ph.D.

Dalam sambutannya di Ruang Rektor Gedung Pusat lantai 2, Dr. Sri Suciati berpesan agar para mahasiswa memanfaatkan momentum tersebut sebagai pintu menuju peluang yang lebih luas.

“Ambil kesempatan selama kuliah, jangan sia-siakan. International Culture Festival ini menjadi pagelaran budaya dunia. Ini peluang besar untuk membuka jalan karier dan pengalaman internasional kalian,†katanya.

Rektor menegaskan, UPGRIS senantiasa memberikan dukungan penuh terhadap mahasiswa yang berpartisipasi dalam kegiatan internasional, baik sebagai ajang promosi kampus maupun sebagai sarana pengembangan diri.

“UPGRIS memberi kesempatan sebesar-besarnya bagi mahasiswa untuk mengikuti program internasional. Tidak hanya menjadi duta kampus, tetapi juga memperkaya pengalaman akademik dan budaya,†tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) UPGRIS, Dr. Nur Hidayat, M.Hum., menjelaskan bahwa festival “Vibrance 2026†akan diikuti lebih dari 50 negara. Menurutnya, ajang tersebut bukan sekadar pertunjukan budaya, tetapi juga membuka peluang kolaborasi akademik.

“Lebih dari 50 negara akan hadir. Ini membuka pintu kesempatan baru, termasuk peluang riset bersama mahasiswa di sana. Bahkan memungkinkan proyek skripsi dilakukan di India,†jelasnya.

Selama empat hari di India, para mahasiswi akan mengikuti rangkaian festival budaya dan olahraga yang menjadi salah satu agenda mahasiswa terbesar di kawasan tersebut.
Mereka akan menampilkan tari kreasi berjudul “Harmoni Warakâ€.

Dosen Pendidikan Seni PGSD sekaligus pelatih tim, Prasena Arisyanto, M.Pd., menjelaskan bahwa tarian tersebut mengangkat kekayaan budaya Kota Semarang.

“Tarian Harmoni Warak merupakan simbol harmonisasi tradisi Dugderan dan ikon budaya Warak Ngendog yang merepresentasikan identitas budaya Semarang. Para penari akan menggunakan topeng Warak yang akan dipresentasikan di India,†terangnya.

Pelepasan mahasiswi ini turut dihadiri Wakil Rektor I Dr. Muniroh Munawar, S.Pi., M.Pd., Dekan FIP Dr. Arri Handayani, S.Psi., M.Si., Dekan FPBS Siti Musarokah, S.Pd., M.Pd., serta Kaprodi PBSD Yuli Kurniati Werdiningsih, S.S., M.Hum.

Keikutsertaan mahasiswa UPGRIS dalam “Vibrance 2026†menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam memperluas jejaring internasional sekaligus mempromosikan budaya lokal Semarang di panggung dunia. (pai)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *