Jawa Tengah dan Anomali Deflasi
Jawa Tengah mencatat deflasi bulanan lebih dalam dari nasional pada Januari 2026. Angka 0,35 persen (mtm) ini kontras dengan inflasi 0,50 persen di Desember sebelumnya. Pergeseran drastis ini menyoroti volatilitas harga pangan regional.
Penurunan harga komoditas strategis menjadi pemicu utama. Cabai merah, bawang merah, daging dan telur ayam ras anjlok karena panen raya. Ini menunjukkan ketergantungan inflasi daerah pada siklus pertanian.
Deflasi harga pangan jelas menguntungkan konsumen. Namun, bagi petani, kondisi ini berarti pendapatan tergerus signifikan. Kesejahteraan produsen menjadi pertaruhan serius di tengah harga anjlok.
Inflasi tahunan Jawa Tengah masih 2,83 persen (yoy), meski deflasi bul

Leave a Reply